Cara Ampuh dan Cepat Hilangkan Bekas Jerawat

Jerawat merupakan penyakit kulit yang tidak berbahanya namun sangat mengganggu penampilan. Seseorang dapat menjadi tidak percaya diri apabila berjerawat. Hal ini akan terus berlangsung hingga jerawat itu hilang sendiri. Namun sayangnya, walau telah sembuh bekas jerawat berupa noda hitam akan bertahan selama berbulan-bulan hingga ada sel baru yang menggantikannya.

Noda hitam dapat dihilangkan dengan melakukan perawatan kulit secara konsisten dan dibarengi dengan pola makan sehat dan berolahraga. Ada beberapa bahan yang dapat digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat, di antaranya adalah: (1) Teh hijau. Mengoleskan the hijau ke kulit wajah dapat mengurangi sebum berlibihan dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Selain itu, apabila meminumnya, kandungan yang terdapat dalam the hijau (antioksidan, flanoid, dan tanin) dapat mencegah terjadinya jerawat dan memperhalus kulit; (2) Produk bervitamin C. menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung vitamin C secara rutin dapat meringankan bekas jerawat dalam waktu kurang lebih tiga minggu; (3) Air mawar. Membantu melembutkan jaringan parut pada kulit dan meringankan bekas luka dengan meregenerasi sel kulit; (4) Minyak almond. Mengandung vitamin E dan asal lemak yang mampu melembabkan dan menyembuhkan jaringan parut pada kulit bila dioleskan secara teratur pada bekas jerawat; (5) Mentimun. Mentimun mengandung berbagai macam vitamin dan mineral yang dapat membantu mengurangi bekas jerawat dan menenangkan kulit; dan (6) Asal salisilat. Asam salisilat atau salicylic acid banyak terdapat dlam produk perawatan kulit berjerawat yang berguna sebagai pembersih kotoran di pori-pori kulit dan.

Tari Maengket

Maengket adalah salah satu tarian tradisional yang ada di Minahasa, Sulawesi Utara. Kata maengket sendiri merupakan bentuk tradisi gotong royong tatkala bercocok tanam. Jadi, tarian ini berfungsi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa selepas panen raya. Namun, seiring waktu, maengket tidak hanya ditarikan usai panen, melainkan juga pada acara seputar lingkaran hidup (perkawinan) hingga ke festival-festival seni tari. Ia juga diberi makna baru, yaitu sebuah seni menari sambil bernyanyi dalam ungkapan sastra daerah.

Pertunjukan maengket dibagi menjadi tiga jenis, yaitu: maowey kamberu, rumambak, dan lalayaan. Maowey kamberu dipentaskan di lapangan pada saat panen raya dengan cara membentuk setengah lingkaran diiringi waditra tambur, tetengkoren dan bonang. Rumambak dipentaskan saat akan menghuni rumah baru. Sedangkan lalayaan hanya bersifat hiburan yang menceritakan seorang laki-laki sedang merayu perempuan dengan meletakkan sapu tangan atau lensi di atas bahunya. Selanjutnya mereka akan bergandengan tangan sambil mengerling.

Baik maengket maowey kambeu, rumambak, maupun lalayaan, para penarinya mengenakan kostum berupa busana tradisional Minahasa yang berwarna cerah (kuning, merah muda, putih, hijau, atau biru) yang terdiri atas: kebaya, sarung tenun, konde pungkan, bunga, kalung, dan anting-anting (untuk penari perempuan), baniang, topi, dan ikat pinggang (untuk penari pria).

Tari Manduda

Di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, ada sebuah tarian khas di kalangan petani yang dinamakan sebagai Manduda. Sesuai dengan “settingan”nya sebagai milik petani, maka tarian yang bermakna menumbuk padi ini menggambarkan kehidupan para perempuan yang sedang bekerja di sawah (dari mulai menanam hingga menuai padi) dalam suasana ruang gembira.

Tari Manduda belumlah menjadi sebuah folklor yang sudah tidak diketahui lagi siapa penciptanya. Dia masih berumur kurang dari satu abad yang diciptakan oleh seorang seniman Batak bernama Taralamsyah Saragih sekitar tahun 1957. Tari ini diilhami oleh ilah, sebuah lagu rakyat yang dinyanyikan sekelompok orang dengan iringan nana dari tepukan tangan.

Pertunjukan tari Manduda umumnya dilakukan oleh kaum perempuan. Mereka akan menarikan gerakan-gerakan yang menyerupai orang bekerja di sawah, seperti mengirik, memotong, dan menampis padi. Adapun gerakannya, antara lain adalah: mangunje mangodak (tangan mengilang di depan dada sambil membolak balik telapaknya); ser-ser (gerakan membuka-tutup telapak kaki guna mengubah posisi); gerak menampih padi; gerak membuka roha; gerak naheki kaki; dan lain sebagainya.

GMAX HH-65 Full Dress Flat White Half Helmet

GMAX HH-65 Full Dress Flat White Half Helmet

Features
• Retractable hard coated UV400 sun shields that are designed for quick and tool-less removal and replacement
• Simple no spring design for raising and lowering the sun shield
• Includes UV400 tinted sun shield installed from the factory and a clear UV400 shield in the box
• Dual density EPS styro allows for a low profile fit
• Thermo-plastic poly alloy high quality painted shell
• Removable snap-in rear neck curtain for cool weather riding which installs and removes quickly and easily
• Premium venting that reduces heat at the top of the head
• Fully removable Coolmax comfort liner material draws moisture away from the head and dries quickly keeping you more comfortable
• DOT approved

Z1R Youth Strike Matte Black Full Face Helmet

Z1R Youth Strike Matte Black Full Face Helmet

Features
• Made for children
• ABP/Polycarbonate shell
• Aerodynamic shell
• Breathable
• Removable and washable liner
• Meets or exceeds D.O.T. safety standards

HJC i30 Open Face Helmet

HJC i30 Open Face Helmet

Features
• Made from an advanced polycarbonate shell
• Advanced channeling ventilation system
• HJ-34 Pinlock visor
• Drop down sun shield
• Aerodynamic
• MultiCool interior
• Smart HJC ready
• Cut-outs for glasses
• D-ring closure

Zox Brigade SVS White Modular Helmet

Zox Brigade SVS White Modular Helmet

Features
• Deluxe top rear vents
• Opens easily, even with gloves, thanks to its one hand opening lever
• Top fitment with two shell sizes and three EPS lining sizes
• Approved thermoplastic lightweight shell

Archive