Cara Mengatasi Mata Ikan di Telapak Kaki

Penyakit mata ikan terjadi akibat peradangan dan infeksi pada bagian telapak dan sela jari kaki yang selalu terkena tekanan dan gesekan dari berbagai macam benda. Tandanya berupa permukaan kulit di telapak kaki menebal, keras, muncul benjolan kecil yang lebih lunak berwarna keputihan dan berasa nyeri. Kondisi ini tentu sangat tidak mengenakkan bagi penderitanya.

Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, di antaranya: (1) menggunakan pelembab yang mengandung asam salisilat, urea, dan amonium laktat yang dapat melembutkan kulit; (2) menghindari tindakan berulang yang dapat mengakibatkan gesekan pada telapak kaki; (3) menggunakan potongan busa atau silikon di antara jari kaki untuk mengurai tekanan pada mata ikan; dan (4) rendam dengan air hangat selama 5-10 menit lalu kikis area mata ikan untuk membantu mengangkat sel kulit mati.

Adeeva Aesthetic Clinic Hadir di Bandung

Adeeva Aesthetic awalnya hanyalah sebuah produk skincare bagi pria dan wanita. Namun karena tingginya antusiasme, mereka kemudian membuka klinik kecantikan di daerah Cimahi sebagai wadah bagi orang-orang yang ingin melakukan perawatan wajah.

Satu tahun berjalan, rupanya tidak hanya warga Cimahi saja yang menjadi pelanggan, tetapi juga warga Kota Bandung. Oleh karena itu, pihak pengelola Adeeva Aesthetic Clinic mencoba melebarkan sayap dengan membuka cabang di Kota Bandung.

Andalan mereka sama seperti klinik Cimahi, yaitu perawatan kecantikan melalui teknologi terkini dengan serangkaian produk berkualitas dan layanan estetika yang sudah teruji keandalannya. Adapun teknologi kecantikan yang dimiliki antara lain adalah Venus Versa buatan Canada, Silk Peel Dermalinfusin keluaran Envy Medical USA, dan Laser Perfecta (V-beam).

Asta Tinggi

Asta Tinggi adalah tempat pemakaman raja-raja Sumenep. Kompleks pemakaman yang berdiri pada tahun 1644 ini berada di Desa Kebon Agung. Dari kota Sumenep kurang lebih jaraknya 2,5 kilometer ke arah barat laut. Asta Tinggi disebut juga Asta Raje (makam para pembesar kerajaan beserta keturunan dan kerabatnya). Kompleks pemakaman ini memiliki 7 kawasan, yakni (1) Kawasan Asta Induk yang terdiri atas: Kubah Sultan Abdurrahman Pakunataningrat, Kubah Bendoro Moh. Saod, dan Pemakaman Isteri-isteri selir Raja-raja Sumenep; (2) Kawasan Makam K. Saonggaling, (3) Kawasan Makam Patih Mangun, (4) Kawasan Makam Kanjeng Kai/Raden Adipati Suroadimenggola Bupati Semarang (mertua Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I), (5) Kawasan Makam Raden Adipati Pringgoloyo/ Moh. Saleh, (6) Kawasan Makam Raden Tjakra Sudibyo, Patih Pensiun Sumenep, dan (7) Kawasan Makam Raden Wongsokoesomo.

Manfaat Kurma Muda bagi Kesehatan

Kurma adalah tanaman yang berasal Teluk Persia. Pohon kurma memiliki tinggi antara 15-25 meter, panjang daun sekitar 3-4 meter dengan duri pada bagian tangkai. Pohon kurma memiliki banyak kegunaan dan manfaat bagi manusia. Bijinya dapat digunakan sebagai pakan ternak; minyaknya sebagai sabun mandi dan kosmetik; bagian benih dapat menjadi arang atau kalung; tandan buah dapat dijadikan sebagai sapu; getahnya dapat diolah menjadi sirup; daun dapat dibuat tikat, layar, keranjang, dan kipas; serta kayunya dapat digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan.

Selain digunakan untuk berbagai macam keperluan, kurma juga dimanfaatkan sebagai obat. Kandungan tanninnya yang tinggi dapat sebagai pembersih usus yang bermasalah. Ia juga dapat mengobati sakit tenggorokan, pilek, selesma bronkial, demam, menetralkan keracunan alkohol, diare, mengontrol tekanan darah, menjaga kesehatan mata, mencegah stroke, meningkatkan daya ingat, meningkatkan kinerja jantung, hingga sakit gigi.

Khusus untuk kaum perempuan dan ibu menyusui, mengkonsumsi buah kurma yang masih muda dapat meningkatkan gerakan peristaltik pada pembuluh darah dan rahim sehingga meningkatkan kesuburan. Kandungan oksitosin kurma juga dapat meningkatkan produksi ASI. Dan, kandungan kalsium serta zat besinya dapat menimbulkan rangsangan pada otot polos di rahim agar berkontraksi saat persalinan.

Perang Kotoran Sapi di Gummatapura

Ada tradisi unik di sebuah desa India bernama Gummatapura, yaitu perang kotoran sapi yang disebut sebagai Gorehabba. Tradisi ini merupakan acara penutup dalam rangkaian perayaan Diwali.

Walau terdengar kotor bagi sebagian orang, namun kotoran sapi mempunyai makna tersendiri bagi budaya umat Hindu di India. Kotoran sapi yang telah “diberkati” dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Oleh karena itu, orang pun berlomba-lomba ingin menyentuhnya dalam acara Gorehabba karena selain menyembuhkan juga dapat terhindar dari segala penyakit.

Pada perayaan Gorehabba, sejumlah kotoran sapi yang telah “diberkati” ditempatkan di lapangan luas. Selanjutnya para pemuda yang bertelanjang dada serempak mengambil dan saling melempar satu sama lain. Aksi saling lempar ini tidak didasari oleh perasaan permusuhan, melainkan kesenangan dan keyakinan akan manfaat dari kotoran sapi itu.

UMK Batam Tertinggi 2021 Kepulaun Riau

Upah Minimun Kerja (UMK) seluruh kabupaten kota di Kepulauan Riau akhirnya ditetapkan. Dari tujuh kabupaten kota di kepri besaran UMK Batam tertinggi sementara Tanjungpinang terendah.

Besaran UMK Batam yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur No. 1362 Tahun 2020 Tanggal 20 November nilainya sejumlah Rp. 4.150.930. Selanjutnya UMK Bintan yang ditetapkan melalui Keputusan Gubernur No. 1364 Tahun 2020 sebesar Rp. 3.648.714. UMK Anambas ditetapkan melalui Keputusan Gubernur No. 1367 Tahun 2020 sebesar Rp. 3.501.441. UMK Karimun ditetapkan melalui Keputusan Gubernur No. 1366 Tahun 2020 sebesar Rp. 3.335.902. UMK Natuna ditetapkan melalui Keputusan Gubernur No. 1368 Tahun 2020 sebesar Rp. 3.108.975. UMK Lingga ditetapkan melalui Keputusan Gubernur No. 1365 Tahun 2020 sebesar Rp. 3.036.220. Dan terakhir, UMK Tanjungpinang yang ditetapkan melalui Keputusan Gubernur No. 1363 Tahun 2020 sebesar Rp. 3.013.012.

Tempat Pembuangan Sampah jadi Destinasi Wisata Baru di Bantul

Tempat pembuangan sampah yang berlokasi di Pelemandu, Imogiri, Bantul, saat ini tidak lagi dihiasi oleh pemandangan tumpukan sampah yang berbau tidak sedap. Ia telah disulap menjadi kawasan wisata bernama Lembah Sorory.

Seluas 5.000 meter di kawasan yang berada di bantaran Sungai Opak ini dibersihkan dan ditanami pepohonan agar terlihat rindang. Selain itu, guna menjadikannya sebagai objek wisata, pengelola juga menambahkan beberapa fasilitas, seperti kolam renang, area berkemah, motor ATV, outbound, flying fox, dan tempat makan.

Lembah Sorory dibuka setiap hari kecuali hari Senin mulai pukul 7.30 hingga 18.00 WIB. Hari Senin digunakan oleh pengelola untuk melakukan pembersihan dan penyemproten disinfektan guna kenyamanan dan keamanan pengunjung. Bagi yang ingin berkunjung, selama pandemi pengelola Lembah Sorory menerapkan protokol kesehatan ketat seperti pengecekan suhu tubuh, wajib mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Archive