Dua Kecamatan Zona Merah di Bantul

Sejak Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan masa tanggap darurat Covid-19 pada akhir bulan Maret 2020, baru sekarang (11/20) ada dua daerah yang dinyatakan sebagai zona merah atau zona resiko tinggi, yakni Kecamatan Sewon dan Kecamatan Banguntapan.

Pasien positif Covid-19 di Kecamatan Banguntapan mencapai 209 orang sementara Kecamatan Sewon 345 orang. Selain jumlah pasien yang relatif banyak, ada 15 indikator lagi yang membuat kedua kecamatan tersebut dimasukkan ke dalam kategori zona merah penularan Covid-19.

Kondisi ini menyebabkan Gugus Tugas akan mengambil langkah pencegahan guna mengatasi penyebaran Covid-19 antara lain dengan pembatasan aktivitas masyarakat dan pengetatan protokol kesehatan.

Pembatasan aktivitas mencakup tempat pembelanjaan yang hanya buka sampai pukul 21.30 WIB, kegiatan pasar tradisional hingga pukul 11.00 WIB, dan pembatasan jumlah kegiatan yang berpotensi menghadirkan banyak orang.

Ada Bunga Bangkai di Cijalu Pangandaran

Dusun Cijalu, Kecamatan Langkaplancar, Pangandaran, sempat heboh lantaran ada warganya yang menemukan bunga bangkai berdiameter 12 centimeter dan tinggi 40 centimeter di sekitar Gunung Cijalu. Adalah seorang bernama Dahori yang pertama kali melihat bunga itu ketika hendak pergi ke kebun.

Oleh karena baru pertama kali ada di Cijalu, maka atas inisiatif beberapa warga bunga langka itu kemudian ambil dan dipindahan ke pekarangan. Tujuannya adalah agar warga dapat melihat lebih dekat tanpa harus pergi ke gunung.

Bunga bangkai atau Rafflesia Arnoldi adalah genus tumbuhan bunga parasit yang hanya dijumpai di hutan hujan tropis. Ia tidak memiliki batang, daun, dan akar yang sesungguhnya. Bagian yang dapat dilihat di luar tubuh inangnya adalah bunga bermahkota lima dengan diameter dapat mencapai 100 centimeter dan berat hingga 10 kilogram. Bunga ini berbau menyerupai daging busuk yang menarik serangga pembawa serbuk sari.

Wisatawan Buru Ikan Layur di Pangandaran

Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pangandaran tidak hanya menikmati keindahan panorama pantai. Sebagian dari mereka juga berburu khas Pangandaran. Salah satunya adalah ikan hasil tangkapan para nelayan.

Selain jambal roti, ada satu jenis ikan lagi yang kini menjadi buruan wisatawan maupun warga Pangandaran sendiri, yaitu ikan layur. Ikan ini didapat dari tangkapan para nelayan yang menggunakan jaring arad.

Harga ikan layur bergantung ukuran. Apabila berukuran sedang perkilonya mencapai Rp. 25 ribu, sedangkan untuk ukuran besar dapat mencapai Rp 30 ribu. Harga ini relatif terjangkau sehingga banyak orang berminan membelinya.

Tebing Longsor Hantam Tembok Mushola di Ciamis

Tebing setinggi 5 meter di Desa Sagalaherang, Panawangan, longsor akibat hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis pada Rabu (11/11) malam. Longsor ini mengakibatkan sebuah tembok mushola jebol karena tidak kuat menahan lumpur. Kondisinya mengalami kerusakan cukup parah namun tidak ada korban jiwa karena mushola dalam keadaan kosong.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut tanpa diminta langsung melaksanakan gotong royong dengan tujuan agar mereka dapat menggunakan mushola sebagai tempat kegiatan keagamaan.

Tanah Bekas Galian C Bakal Disulap Jadi Kawasan Ekowisata

Demi mewujudkan Sumedang sebagai “Kabupaten Pariwisata”, hampir di segala lini dijadikan sebagai sarana pendukungnya. Salah satunya adalah lahan bekas dalian C yang berada di daerah Cileuksa, Kecamatan Paseh.

Pemerintah Kabupaten Sumedang memproyeksikan bahwa bekas galian seluas 16,2 hekter tersebut dapat menjadi lahan subur dan memiliki nilai ekonomi sebagai daya tarik pariwisata. Hal ini ditunjang pula oleh letaknya yang merupakan salah satu dari enam titik jalur exit Sumedang sehingga dapat menarik kunjungan wisatawan.

Lahan ini nantinya akan disulap menjadi kawasan ekowisata yang di dalamnya mencakup areal persawahan, agrowisata, lapangan, dan lain sebagainya. Adapun tujuannya adalah agar dapat mendorong percepatan ekonomi masyarakat di kawasan Paseh dan Sumedang pada umunya.

India Andalkan Petani Guna Atasi Ekonomi Anjlok

Kemerosotan ekonomi akibat pandemi Covid-19 saat ini tengah melanda hampir seluruh negara di Dunia. India merupakan salah satu negara paling parah setelah Amerika Serikat dengan jumlah penderita Covid-19 hampir 9 juta orang. Akibatnya, ekonomi mereka anjlok 23,9 persen pada kuartal II tahun ini.

Pelaku bisnis di daerah perkotaan India banyak yang merana karena menurunnya permintaan dan terpaksa memangkas tenaga kerja. Namun, tidak demikian halnya dengan daerah pedesaan dan pedalaman yang belum begitu terdampak. Oleh karenanya, pemerintah, pengusaha, hingga politisi mulai menaruh tumpuan besar pada daerah pedesaan yang notabene adalah kaum petani. Pendapatan para petani dianggap dapat menjadi harapan India untuk meningkatkan konsumsi publik.

Harapan dari sektor petanian ini tidak tanpa alasan. Pasalnya, produksi pertanian tetap bertahan dan bahkan meningkat berkat program pekerjaan yang digagas pemerintah dapat menyelamatkan buruh dan petani. Hal ini berdampak pada permintaan pasar pada seluruh kategori, mulai dari kendaraan hingga perhiasan.

Tambah 69 orang Pasien Covid-19 di Kepri

Jumlah pasien Covid-19 di Kepulauan Riau bertambah 69 orang sehingga secara keseluruhan menjadi 4.329 orang. Penambahan pasien ini beradal dari Batam (43 orang), Tanjungpinang (20 orang), dan Bintan sejumlah enam orang.

Melansir Satuan Tugas Penanganan Covid-19, dari jumlah yang terpapar ada pertambahan jumlah pasien yang sembuh sebanyak 28 orang sehingga total menjadi 3,278 orang. Pasien sembuh berasal dari batam (13 orang), Tanjungpinang (12 orang), dan Bintan tiga orang. Sementara pasien meninggal dunia bertambah dua orang menjadi 114 orang.

Atas peningkatan kasus tersebut Satgas Penanganan Covid-19 menetapkan Batam, Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun sebagai wilayah Zona Oranye. Sedangkan Lingga, Natuna Zona Kuning, dan Kepulauan Anambad sebagai Zona Hijau.

Archive